Kamis, 12 November 2009

debu





Aku hanya debu usang tak berwujud
Terdampar digugusan pulau
Berhias cerminan gundah kemilau

Aku hanya debu usang tak berwujud
Berserak ditepian pantai jumud
Bermandikan cahaya mentari absurd

Aku anak manusia yang mencari Mu
Tertekuk lidah kaku
Tak berdaya
Tanpa Tanya
Tak pernah berhenti menjadi pendosa

Gundukan duka masih memerah basah
Tak terpikir kan berakhir seperti ini
Tak seonggok maaf pun kau terima

Aku sang pendosa tak berujung
Masih kucium harum nafasmu
Masih terasa hangat pelukmu
Berdesir kencang dipelupuk hati

Namun bukan itu yang kucari
Tak kuasa kucampakkan diri ini ke lembah nista
Tak kuasa ku benamkan dirimu ke lumpur hina
Biar kutanggung semua

Semoga kau tak pernah menyesal
Karena akupun menyesal


Pojokan timur negeri tercinta..
(maafkan semua kealpaanku selama ini..walau mungkin tak kan pernah kau maafkan...biar waktu yang dewasakan kita..)

Nopember 2009

Posting Komentar