Selasa, 18 Oktober 2011

menyoal rindu

Rindu datang menyusup kalbu
mendekap
menyergap
menghempas di sudut biru

rindu ini datang tanpa jemu
masih terselip ragu
di antara tembang pilu sendu

dan resah pun menyelinap ke bilik rancu
menggerung tanpa auman
mencabik-cabik pondasi jiwa
nyaris porak poranda



julay zulham
Negeri Para Raja, Timur Indonesia
18 Oktober 2011
»»  Baca Selengkapnya...

Senin, 10 Oktober 2011

N/A#2

sampai akhirnya menjelang masa
pada waktu yang tak mungkin disela
pada bayang langit jingga
pada kuncup jiwa yang menunggu makna

Bukan bunga yang tak kunjung nirmala
Bukan pula tentang kumbang yang menebar petaka
mungkin ini tentang rasa
yang tak kunjung hadirkan makna

:Anak Raja pergi ke Cemplang
bermain batu singgah ke darmaga
Pilu hati bukan kepalang
Ulurkan kain penghapus si air mata..



9 Oktober 2011
»»  Baca Selengkapnya...

Minggu, 09 Oktober 2011

Tentang Rindu

tahukah engkau
masih kusimpan pesan itu
berjajar rapi pada rak rindu
tentang hidup
tentang mimpi
juga tentang cinta yang tak pernah bertemu

tahukah engkau
tak sedikit kuhabiskan waktu
hanya ingin berlama-lama menatap potretmu
adalah yang ketika kuabadikan tersenyum sipu

Ini bukan ratapan pilu yang lalu
hanya lantunan akordion sendu
tentang kisah anak melayu
akan rindu yang sering tandang bertalu-talu
diantara seribu satu nasihat lalu


Sempena 10 Oktober
Negeri Para Raja, Gugusan Pulau-pulau Timur
Jelang tengah Malam
»»  Baca Selengkapnya...

Menulis Cinta

Kauminta aku menulis cinta
Aku tak tahu huruf apa yang pertama dan seterusnya
Kubolak-balik seluruh abjad
Kata-kata yang cacat yang kudapat

Jangan lagi minta aku menulis cinta
Huruf-hurufku, kau tahu,
bahkan tak cukup untuk namamu

Sebab cinta adalah kau, yang tak mampu kusebut
kecuali dengan denyut



Sitok Srengenge
»»  Baca Selengkapnya...

Sabtu, 08 Oktober 2011

N/A

pertemuan yang tak pernah terduga,

tanpa rencana,

pula tanpa syak wasangka

pada setangkup air sungai rokan yang tak pernah sampai ke kuala

atau pada serumpun ramin yang masih teronggok di rimba



kisah ini akan kuceritakan pada siapa

pada tabir misteri yang belum tersingkap semua..

kuselipkan pada sepi sudut jiwa..

atau kusimpan saja dalam hati merana..



Menjelang Senja

08 Oktober 2011
»»  Baca Selengkapnya...

Selasa, 04 Oktober 2011

Rasa







aku ombak yang menggelora

kan kukejar bayang mu ke ujung samudera

aku gelombang pasang ditarik gravitasi pancaran teduh mata mu

surut berpantang lalu



biar jadi karang kaku

tak mengapa jika kau nemo yang senantiasa mengitariku

tak peduli harus jadi lamun

biar kusapih kau dengan rasa ku



Julay Zulham
Negeri Para Raja
Pojokan Timur Negeri Tercinta

Sempena 10 Oktober Untuk Anda
»»  Baca Selengkapnya...

Kamis, 29 September 2011

The Notebook





Film yang dirilis tahun 2004 ini merupakan film yang wajib ditonton utamanya oleh orang-orang yang mempelajari ilmu psikologi (demikian yang disebutkan oleh seseorang yang kebetulan juga merupakan mahasiswa psikologi), salah satu film dengan karakter dan jalan cerita yang kuat, sanggup menyentuh sampai ke lubuk hati terdalam, merupakan gambaran kisah indah percintaan antara dua insan manusia di jamannya.

Film yang berdurasi sekitar 2 jam ini berkisah tentang kisah percintaan 2 insan manusia dengan setting waktu sekitar tahun 1940 an, bertempat di Seabrook. Kisah cinta yang diwarnai dengan perbedaan nyata dua anak manusia yang pada masa ini masih cenderung sebagai abg, tentang kisah cinta Noah muda (Ryan Gosling) yang merupakan pemuda desa berlatar belakang kehidupan yang pas-pas an dan punya ambisi yang kuat akan cinta dan masa depannya dengan Allie muda (Rachel McAdams) yang merupakan wanita dari anak seorang kaya yang memiliki segalanya. Kisah cinta yang terjalin bukan karena banyaknya persamaan di antara mereka, justru karena banyaknya perbedaan yang mereka miliki, kecuali dalam cinta. Keinginan orang tua wanita (Allie) sempat memisahkan mereka selama 7 tahun, dimana selama setahun pertama masa perpisahan Noah mencoba untuk tetap berkirim surat kepada Allie dengan total surat yang dikirimkan sebanyak 365 surat, namun sayang surat ini kemudian diketahui tak pernah sampai ke tangan sang wanita apalagi di baca oleh Allie. Allie yang melanjutkan kuliahnya di New York dan Noah yang tetap tinggal di desanya (Seabrook), walaupun pada akhirnya Noah harus ikut menjadi relawan perang untuk dapat menguburkan ambisinya membangun rumah impian yang pernah mereka rencanakan sebelumnya.

Takdir akhirnya mempertemukan mereka kembali setelah 7 tahun terpisah, banyak urusan di antara mereka yang harus diselesaikan pada saat itu. Kisahnya pun berlanjut hingga sampai saat ini (dalam latar waktu filmnya), saat mereka telah menjadi kakek nenek yang terikat dalam sebuah ikatan pernikahan dan dikaruniai anak serta cucu.

Film ini lebih menitikberatkan pada cerita tentang Noah Senior (James Garner) yang menceritakan kembali kisah percintaan dirinya di kala muda beserta lika-liku perjuangan cintanya berlatarkan tempat di sebuah rumah sakit demi mengembalikan ingatan istrinya (Gena Rowlands) yang menderita Alzheimer dengan berbekalkan sebuah buku catatan yang dibuat oleh sang istri pada saat belum terserang penyakit Alzheimer.

Film yang termasuk kategori best recommended ini memang membuat penontonnya tak ingin meninggalkan layar kaca sebelum film selesai ditonton (masih menurut seseorang yang sangat merekomendasikan film ini untuk ditonton..hehe)

Ada satu penggalan kalimat yang menarik di film ini, yang tertulis pada bagian depan Notebook yang dibacakan oleh Noah Senior, berisikan pesan dari sang istri :

"The Story of Our Lives
By Allison Hamilton
To My Love Noah
Read This to Me, and I'll Come Back to You"


maka saya ucapkan : selamat menonton film yang bergenre film romantis ini, silahkan mengambil kesimpulan sendiri-sendiri, semoga mencerahkan kehidupan kita.


Ambon, 29 September 2011
#Didedikasikan untuk seseorang yang percaya bahwa diri ini bisa membuat tulisan, maafkan jika belum sesuai dengan harapan, bisa jadi "percaya" yang diberikan itu terlalu berlebihan :), terima kasih atas rekomendasi film yang disodorkan..


Thanks to Denni Aulia sang kaskuser sejati buat koleksi filmnya..:)
»»  Baca Selengkapnya...